<p>Ada yang berbeda pada pameran alutsista yang digelar Kodam IV Diponegoro di kawasan Simpang Lima Kota Semarang kali ini.<br /> <br /><br /> <br />Kodam IV Diponegoro tidak hanya memamerkan alat utama sistem persenjataan atau alutsista saja, namun juga memamerkan kafe berjalan hasil kreativitas jajarannya.<br /> <br /><br /> <br />Ya...mereka menyulap bus bekas menjadi sebuah kafe berjalan.</p> <br /> <br /><p>Bus lansiran tahun 1962 ini direstorasi bagian eksterior dan interiornya hingga menjadi apik dan menarik.<br /> <br /><br /> <br />Sementara di bagian eksterior, body dicat putih krem bergaris hijau, menandai warna khas TNI. Sejumlah aksesori pelengkap ditambahkan untuk menunjang penampilan bus. Lantainya didominasi dengan kayu jati.<br /> <br /><br /> <br />Bagi para pengunjung tak perlu khawatir kepanasan, karena di sini dilengkapi pendingin udara, serta layar dan pengeras suara untuk media hiburan.</p> <br /> <br /><p>Bus unik ini baru dua kali dipamerkan dan digunakan untuk berjualan. Sementara, menu yang disajikan terbilang sederhana seperti nasi ayam goreng, sejumlah penyetan, dan mi instan.</p> <br />