VIVA.co.id - Kenaikan dolar Amerika Serikat terhadap rupiah, yang sudah mencapai Rp14.000, berdampak pada industri tahu dalam negeri, yang sebagian besar berbahan kedelai impor. Produsen tahu di sentra pengrajin tahu Cibuntu, Bandung, ikut terpukul oleh melonjaknya harga dolar AS karena biaya impor menjadi semakin tinggi.
