Laporan Wartawan Tribunnews, Lendy Ramadhan<br /><br />TRIBUN-VIDEO.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menduga pimpinan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sempat ingin membawa partai masuk ke Pemerintahan Jokowi.<br /><br />Hal itu dinyatakannya saat silaturahmi dengan awak redaksi Tribunnews di kantor redaksi Tribunnews, Jalan Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (29/1/2019).<br /><br />Mantan staf ahli MPR RI periode 1999-2002 itu menduga pimpinan PKS meminta dirinya mundur dari jabatan Wakil Ketua DPR RI sebagai kekuatan lobi untuk masuk ke dalam Pemerintahan Jokowi.<br /><br />Menurutnya hal tersebut yang menjadi awal mula konflik dirinya dengan PKS.<br /><br />"Pimpinan ini mau jualan ke rezim waktu itu, bahwa dia akan masuk ke pemerintahan dengan caranya ya kira-kira begitu. Saya ada dugaan kuat ke sana, karena saya punya data-data bagaimana mereka ketemu? Kemudian ngomong apa setelah ketemu, kemudian apa yang disepakati," kata Fahri Hamzah.<br /><br />Sebagaimana diketahui, Fahri Hamzah diinstruksikan mundur dari Wakil Ketua DPR RI oleh pimpinan PKS, Ketua Makelis Syuro, Salim Segaf pada 2015 lalu.<br /><br />Namun, Fahri Hamzah tak sependapat, karena menurutnya jabatan di DPR merupakan jabatan publik dan pimpinan partai tak bisa memaksa dirinya untuk mundur dari jabatan tersebut.