Surprise Me!

Jokowi Turun Prabowo Naik

2019-03-22 38,155 Dailymotion

<p>Capres-Cawapres 01 dan 02 makin ketat dalam persaingan jelang pemilu 17 April 2019. Dari survei Litbang Kompas terbaru, selisih dukungan kepada dua pasangan tinggal 8,1%. Pasangan 01 memang tetap unggul 49,2%, dibanding 02 yang mencapai 37,4%. Tapi ada kecenderungan pemilih Jokowi-Ma'ruf</a> menurun. Elektabilitas mereka, dibanding survei yang sama periode Oktober 2018, turun 3,4% sedangan Prabowo-Sandi naik 4,7%. Kita masih menunggu strategi apa yang disiapkan mereka jelang debat empat dan lima.</p><br /><p>[bacajuga][item]https://opini.id/politik/read-11735/golput-jadi-kunci-menang-kalah-jokowi-dan-prabowo|||Golput Jadi Kunci Menang Kalah Jokowi dan Prabowo[/item][item]https://opini.id/politik/read-11141/prabowo-melesat-di-survei-litbang-kompas-kok-bisa|||Prabowo Melesat di Survei Litbang Kompas, Kok Bisa?[/item][item]https://opini.id/politik/read-11129/bpn-anggap-jokowi-kalah-di-pilpres-2019|||BPN Anggap Jokowi Kalah di Pilpres 2019?[/item][/bacajuga]</p><br /><p>Litbang Kompas menyatakan, dengan jarak ketertinggalan yang terpangkas, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berpeluang memperluas celah ruang penguasaan politik pemilu. Hasil survei ini juga mereka jamin independen, bebas kepentingan apappun. Ditegaskan kembali oleh Pemimpin Redaksi Kompas, Ninuk Pambudy.</p><br /><p>"Survei, survei yang dilakukan Kompas ini untuk mendukung jurnalismenya Kompas sehingga menjadi lebih akurat dan presisi," ucap Ninuk.</p><br /><p>Dalam pengumpulan data, Kompas memakai metodologi sampling sebanyak 2.000 responden. Ini tersebar di 500 kelurahan dan desa. "Di tiap kelurahan dan desa itu kita ambil 4 responden dengan sebaran itu. Sebarannya berdasarkan proporsi penduduk dan ditambah juga ada data-data dari BPS. Jadi potensi-potensi desa dan kelurahan itu kita ambil dari data resminya BPS," tambahnya.</p>

Buy Now on CodeCanyon