Laporan wartawan tribunnews.com, Danang Triatmojo<br /><br />TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dua perwakilan Bawaslu RI sambangi kantor KPU RI untuk meninjau langsung ruangan pemantauan data dan informasi Situng serta ruang penampungan server pengolahan data milik KPU. <br /><br />Ketua Bawaslu RI Abhan mengajak serta Anggota Bawaslu RI Mochammad Afifuddin. Mereka diterima oleh Ketua KPU RI Arief Budiman.<br /><br />Arief kemudian mengantar mereka menuju tinjauan pertamanya. Abhan dan Afifuddin diajak masuk ke dalam sebuah ruangan yang terletak di sisi barat Gedung lantai 1, tak jauh dari masjid KPU RI.<br /><br />Ketika pintu dibuka, nampak ruangan persegi dengan luas sekitar 6x6 meter. Awak media tak diperkenankan masuk, hanya sebatas mengambil gambar dari pintu yang sengaja dibuka. <br /><br />Di dalam ruangan, terpasang sebuah papan tulis putih besar yang seakan menjadi highlight utama ruangan tersebut. <br /><br />Di atas papan tulis itu, terlihat coret-coretan membentuk hierarki sebuah struktur. Namun tidak jelas apa yang digambarkan dalam hierarki itu.<br /><br />Sementara di atas meja panjang menyambung yang menempel pada dinding, tertanam enam buah perangkat komputer. Pada dinding sisi kanan ruangan, juga terpasang tiga monitor besar warna hitam dengan background senada. <br /><br />Monitor-monitor itu menampilkan sebuah informasi grafik. Abhan dan Afifuddin menatap serius layar-layar itu. Arief yang berada dibelakang mereka, maju empat langkah mendongakkan kepalanya. Seakan menegaskan informasi yang tertera pada monitor besar tadi.<br /><br />Usai menghabiskan waktu sekitar dua menit, kemudian mereka berjalan menuju ruangan berikutnya. <br /><br />"Yuk yuk ke sana (ruang berikutnya)," ajak Arief kepada awak media, di lokasi, Jumat (26/4/2019).<br /><br />Ketiganya lalu berjalan lurus ke arah timur menyusuri lorong. Mereka berhenti di dekat lift. <br /><br />Di sebelah kiri lift itu, ada sebuah pintu yang tersemat akses kontrol sidik jari, dengan tanda peringatan pada daun pintu bagian depan, "Yang Tidak Berkepentingan Dilarang Masuk".<br /><br />Ketika pintu tersebut dibuka, berjarak 4 meter di depannya, kembali ditemui pintu warna keabu-abuan. Ternyata didalamnya menampung rak-rak server warna hitam pekat setinggi 2 meter. <br /><br />Kabel-kabel kombinasi warna putih dan biru terlihat menumpuk di atas rak server itu.<br /><br />"Ini server yang selama ini diisukan ada di luar negeri," ucap Arief kepada dua perwakilan Bawaslu RI, saat meninjau ruangan server.<br /><br />Untuk menginjakkan kaki ke ruangan ini, Arief, Afifuddin dan Abhan harus lebih dulu melepaskan alas kaki.<br /><br />Nampak terlihat Arief menjelaskan segala isi ruangan tersebut ke Abhan dan Afifuddin. Hal itu terlihat dari gerakan tangan sang Ketua KPU RI.<br /><br />Seusai tinjauannya yang tak kurang dari 2 menit, ketiganya kemudian lanjut melihat langsung ruang para petugas IT KPU yang berada di lantai 2 Gedung. Dari sini, awak media tak diperkenankan mengikuti mereka.<br /><br />Setelah menyudahi seluruh rangkaian kegiatan tinjauan, Abhan menjelaskan bahwa kedatangan mereka ke Kantor KPU RI guna memastikan rekomendasi mereka terkait perbaikan dalam proses in
