TRIBUN-VIDEO.COM - Bunga Kasna hanya dapat tumbuh di kawasan Desa Temukus.<br /><br />Oleh karena itu, penduduk Desa Temukus menganggap keberadaan bunga kasna sebagai anugerah.<br /><br />Hal tersebut juga merupakan satu di antara keunikan Padang Bunga Kasna.<br /><br />Ketika mengunjungi Padang Bunga Kasna, wisatawan akan disuguhkan hamparan padang berwarna putih.<br /><br />Bunga Kasna yang siap dipanen memang berwarna putih.<br /><br />Jika dilihat dari kejauhan, Padang Bunga Kasna tampak seperti hamparan salju.<br /><br />Karena sekilas mirip dengan salju, bunga kasna juga disebut sebagai edelweis dari bali.<br /><br />Biasanya, warga akan memanen bunga kasna ini dua kali dalam setahun.<br /><br />Tidak setiap waktu bunga kasna dalam keadaan sudah tumbuh besar dan siap panen.<br /><br />Waktu panen itu kurna lebih satu bulan hingga satu minggu sebelum Hari Raya Galungan. <br /><br />Lokasi Padang Bunga Kasna yang berada di ketinggian membuat suasana yang sejuk dan asri.<br /><br />Di Temukus, terdapat beberapa kebun lain.<br /><br />Ada beberapa kebun warga yang tidak ditanami bunga kasna, melainkan bunga gemitir atau marigold.<br /><br />Jadi tidak hanya menikmati suasana kebun bunga kasna, tetapi juga hamparan cantik kebun bunga gemitir.<br /><br />Lokasi Padang Bunga Kasna cukup dekat dengan puncak Gunung Agung.<br /><br />Bahkan, lokasi Padang Bunga Kasna lebih tinggi dari lokasi Pura Besakih.<br /><br />Terkadang, petani juga mengalami gagal panen bunga kasna karena erupsi Gunung Agung.<br /><br />Beberapa wilayah di Temukus telah memiliki wahana untuk berfoto.<br /><br />Pengunjung dpaat mencoba wahna tersebut untuk berfoto di hamparan bunga kasna yang mirip dengan salju.
