TRIBUN-VIDEO.COM - Damian Emmanuel Lizio atau Damian Lizio adalah seorang pesepak bola profesional asal Bolivia.<br /><br />Saat ini, Damian Lizio bermain untuk klub asal Indonesia, Persebaya Surabaya.<br /><br />Damian Lizio lahir di Florida, Buenos Aires, Argentina, 30 Junii 1989.<br /><br />Meski lahir di Argentina, Damian Lizio adalah pemain naturalisasi timnas Bolivia.<br /><br />Damian Lizio beristrikan Tonita dan pasangan ini dikaruniai dua anak bernama Santino dan Evangelina.<br /><br />Posisi pemain bertinggi 168 cm itu adalah gelandang serang.<br /><br />Awal Karier dan River Plate<br /><br />Karena lahir di Florida, Buenos Aires, Damian Lizio mengawali karier dari akademi klub raksasa Argentina, River Plate.<br /><br />Kala itu usia Damian Lizio masih 15 tahun.<br /><br />Pada 2004, Damian Lizio masuk ke akademi klub berjuluk Los Millonarios itu.<br /><br />Hanya tiga tahun di jenjang muda, Damian Lizio sukses menjalani debut profesional pada 2007.<br /><br />Dalam laga melawan Huracan, 10 November 2007, Damian Lizio menjalani debut dengan tampil penuh kala itu.<br /><br />Meski tak bermain satupun pada 2008, Damian Lizio ikut merasakan gelar juara Liga Clausura Argentina ketika River Plate dilatih oleh Diego Simeone.<br /><br />Pada 2009, Damian Lizio mencoba peruntungan di klub semenjana liga Argentina, Cordoba CF.<br /><br />Namun, masa peminjaman itu tak berjalan baik dan dia hanya bermain sebanyak 14 kali.<br /><br />Pada musim 2010-11, Damian Lizio merantau ke Siprus untuk bermain di Anorthosis Famagusta.<br /><br />Di negara liliput itu pun, performa Damian Lizio tak terangkat dan akhirnya kembali ke Amerika Selatan.<br /><br />Bolivar dan Timnas Bolivia<br /><br />Pada 2011, Damian Lizio bermain di salah satu kontestan Liga Bolivia, Club Bolivar.<br /><br />Bersama klub yang bermarkas di La Paz itu, Damian Lizio sempat membawa Bolivar juara Primera Division 2011.<br /><br />Performa apik Damian Lizio membuatnya kembali ke Argentina dengan memperkuat Union de Santa Fe pada 2013.<br /><br />Damian Lizio mampu bermain sebanyak 16 kali dan mencetak dua gol.<br /><br />Kemudian, pada pertengahan 2013 ia pindah ke Al-Arabi di Liga Kuwait.<br /><br />Dia sempat menjuarai Piala Federasi Kuwait 2013-14.<br /><br />Pada 2014 hingga 2015, Damian Lizio bermain di klub asal Chile, O’Higgins FC.<br /><br />Damian Lizio kembali menunjukkan permainan apik dan pada 2015, ia sempat kembali ke Bolivar.<br /><br />Bekal tersebut kemudian membuatnya direkrut oleh Botafogo, di Liga Brasil. Namun, Damian Lizio gagal ketika di tanah Samba.<br /><br />Pada 2017 hingga 2018, Damian Lizio merevitalisasi karier di Oriente Petrolero di Liga Bolivia. Catatan 30 gol dan 2 gol adalah jawabannya.<br /><br />Pada 2018 hingga 2019, Damian Lizio pun kembali ke Club Bolivar.<br /><br />Namun, usianya yang mendekati kepala tiga dan persaingan dengan kepala tiga membuat Damian Lizio memilih tempat lain untuk petualangan baru.<br /><br />Persebaya Surabaya<br /><br />Pada gelaran Liga 1 2019, Damian Lizio hijrah ke Indonesia.<br /><br />Damian Lizio pun memperkuat Persebaya Surabaya dan menandatangani kontrak selama satu tahun.<br /><br />Bersama Bajul Ijo, Damian Lizio mengenakan nomor punngung 10.<br /><br />Internasional<br /><br />Pada Januari 2009, Damian Lizio pernah memperkuat timnas Argentina di ajang Copa America U-20 pada 2009 yang digelar di Venezuela.<br /><br />Pada 2014, Damian Lizio resmi dinaturalisasi oleh Bolivia dan menjalani debut pada 13 Oktober 2014 dalam laga persahabatan melawan Brasil U-23 di Cuaiba.<br /><br />Hingga pensiun pada 2015, Damian Lizio bermain sebanyak 11 kali dan mencetak satu gol di ajang resmi.
