Jumlah aplikasi penguntit di Android yang dapat digunakan untuk memata-matai lokasi, panggilan, hingga pesan milik pengguna lain, dilaporkan meningkat sebanyak lebih dari tiga kali lipat selama delapan bulan terakhir di 2019.<br /> <br /><br /> <br />Aplikasi yang kerap disebut sebagai " stalkerware" itu melonjak sebanyak 373 persen dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya.<br /> <br /><br /> <br />Stalkerware memiliki sifat yang mirip dengan spyware. Keduanya sama-sama dapat menyelinap ke dalam perangkat dan mencuri data-data milik pengguna.<br /> <br /><br /> <br />Sejumlah stalkerware bahkan memiliki kemampuan untuk mengakses mikrofon pada perangkat korban dan membuat rekaman suara untuk dikirimkan kepada orang yang membuat perintah tersebut.<br /> <br /><br /> <br />Kaspersky menemukan sebanyak 518.223 kasus di mana stalkerware dapat ikut memasang spyware pada perangkat korban. Setelah terpasang, spyware biasanya menyamar menjadi aplikasi tertentu agar tidak terdeteksi dan bisa diam-diam mencuri informasi. Sumber/Pexels<br />Jumlah Aplikasi Pelacak di Android Meningkat
