Surprise Me!

Toa Peringatan Banjir Harganya 4 Miliar! William Soroti Lagi Ide Anies Ini

2020-01-16 1,672 Dailymotion

- Masih ingat strategi Gubernur DKI Jakarta untuk memberikan peringatan dini banjir? Iya benar! Menggunakan pengeras suara. <br /> <br />Gubernur Anies beralasan dengan sistem ini, warga akan langsung mengetahui informasi banjir tanpa melalui jenjang. <br /> <br />Dikuti dari twitter @bpbdjakarta, seperti dalam video itulah penampakan pengeras suara yang di pasang di bantaran kali. <br /> <br />Sistem yang dinamakan Disaster Warning System ini sudah berjalan sejak 2018. <br /> <br />Ketika kondisi air di sungai meningkat, BPBD akan langsung memberikan informasi kepada warga menggunakan pengeras suara dari kantor BPBD. <br /> <br />Menurut rencana, Pemprov DKI akan menambah enam alat peringatan dini atau Disaster Warning System. <br /> <br />Pengadaan alat ini sudah dianggarakan melalui APBD DKI sebesar 4 miliar rupiah lebih. <br /> <br />Anggaran ini kembali menjadi sorotan anggota DPRD Fraksi Partai Solidaritas Indonesia. <br /> <br />William Aditya Sarana mengatakan perangkat pengeras suara yang digunakan Pemprov DKI untuk memberikan peringatan bencana sudah kuno. <br /> <br />Wiliam bahkan menyarankan Pemprov DKI menggunakan sistem yang digunakan oleh gubernur sebelumnya, yakni dengan aplikasi pantau banjir. <br /> <br />Namun, kritikan ini belum mendapatkan tanggapan dari Pemprov DKI. <br /> <br />Hingga saat ini, Pemprov DKI sudah memasang 14 DWS atau alat pengeras suara. Enam di Jakarta Selatan, tiga di Jakarta Selatan, dan lima alat pengeras suara di Jakarta Timur. <br /> <br />Warga tentunya berharap dengan alat peringatan dini yang menghabiskan anggaran cukup besar ini, benar-benar dimanfaatkan dengan sebaik baiknya untuk mengantisipasi bencana di Jakarta. <br /> <br />

Buy Now on CodeCanyon