AUSTRALIA, KOMPAS.TV - Kebakaran hutan yang melanda Australia selama empat bulan terakhir sedikit mereda, setelah hujan lebat mengguyur sebagian wilayah Australia, selama dua hari berturut-turut. <br /> <br />Namun di sisi lain, hujan membuat Australia kini diterjang banjir. <br /> <br />Warga New South Wales akhirnya bisa sedikit bernafas lega, karena hujan lebat yang turun sejak kamis lalu, meredakan kebakaran hutan dan lahan, di wilayah tersebut. <br /> <br />Namun hujan deras juga memunculkan masalah baru, yaitu banjir bandang. <br /> <br />Sejumlah ruas jalan di Sydney New South Wales, tergenang banjir dan tertutup lumpur. <br /> <br />Banjir tersebut datang dari arah pegunungan, yang tidak mampu menahan arus air, akibat kebakaran yang menghanguskan hutan di pegunungan. <br /> <br />Tak hanya jalanan, banjir juga menerjang sebuah kebun binatang, di wilayah Somersby New South Wales , Australia. <br /> <br />Arus deras menghantam sebuah jembatan kecil, dan merendam sejumlah kandang hewan. <br /> <br />Untuk mengurangi genangan air di dalam kandang, para petugas pun berupaya membersihkan saluran air, dari sampah daun dan jerami. <br /> <br />Akses jalan menuju kebun binatang juga terputus, akibat genangan banjir. <br /> <br />Akibat terjangan banjir, sejumlah hewan di Kebun Binatang Somersby terjebak banjir. <br /> <br />Upaya evakuasi pun dilakukan terhadap sejumlah hewan, diantaranya koala. <br /> <br />Penjaga kebun binatang juga mencegah buaya, agar tidak kabur dari kandangnya, yang dipenuhi luapan air. <br /> <br />Hujan menjadi hal yang paling dinantikan Australia saat ini, guna memadamkan kebakaran dahysat akibat suhu panas dan kekeringan. <br /> <br />Meski begitu, masih ada sekitar 100 titik api yang belum teratasi, di New South Wales dan Victoria. <br /> <br /> <br />