Surprise Me!

Tanggapi Kritik Megawati Terkait Formula E, M.Taufik: Sudah Sesuai Prosedur

2020-02-20 3,137 Dailymotion

JAKARTA, KOMPAS.TV - Polemik penyelenggaraan balap mobil listrik Formula E di kawasan Monas memasuki babak baru. <br /> <br />Kali ini kritik datang dari Presiden Kelima RI, Megawati Soekarnoputri, yang mempertanyakan lokasi gelaran Formula E, yang melewati Monas. <br /> <br />Presiden kelima Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, mempertanyakan keputusan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang menggelar Formula E di Monas. <br /> <br />Kritik ini disampaikan Mega di acara pengumuman dukungan partai PDI Perjuangan terhadap para calon kepala daerah yang akan bertarung dalam Pilkada 2020. <br /> <br />Menurut Megawati, Monas merupakan cagar budaya yang dilindungi. <br /> <br />Terkait kritikan Megawati soal penyelenggaraan Formula E di Monas, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memilih bungkam. <br /> <br />Saat ditemui dalam acara pembagian kunci bedah rumah untuk dhuafa yang baru dihadirinya, Anies memilih meninggalkan para wartawan. <br /> <br />Banyaknya pertanyaan dan kritik terkait rencana penyelenggaran Formula E, yang salah satunya akan melintasi kawasan Monas, membuat Wakil DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik angkat bicara. <br /> <br />Muhammad Taufik yang berasal dari Fraksi Partai gerindra ini, mendorong Pemda DKI untuk memberikan penjelasan secara lengkap kepada publik. <br /> <br />Taufik juga ingin ada penjelasan bagian Monas manakah yang masuk sebagai cagar budaya. <br /> <br />Formula E yang digadang-gadang bakal di gelar pada 6 Juni mendatang bakal menyedot anggaran hingga 1,15 triliun rupiah. <br /> <br />Anggaran sebesar itu meliputi commitment fee, anggaran penyiapan lintasan, hingga sosialisasi. <br /> <br />

Buy Now on CodeCanyon