JAKARTA, KOMPAS.TV - Sejumlah wilayah Jakarta sejak siang tadi masih dilanda banjir. <br /> <br />Titik banjir terpantau di depan Rumah Sakit Angkatan Laut Mintoharjo, Jakarta Pusat dengan ketinggian mencapai 50 centimeter. <br /> <br />Terendamnya Jalan Bendungan Hilir membuat akses jalan menuju Rumah Sakit Mintoharjo tak bisa dilalui. <br /> <br />Selain itu, area halaman rumah sakit juga terpantau terendam banjir. <br /> <br />Di wilayah Bendungan Hilir, ketinggian banjir sempat mencapai sekitar satu meter. <br /> <br />Penyedotan air di sekitar rumah sakit dilakukan petugas pemadam kebakaran. <br /> <br />Satu unit pompa dikerahkan untuk menyedot banjir yang diperkirakan setinggi 50 centimeter. <br /> <br />Untuk sekitar Rumah Sakit Mintoharjo dan wilayah Bendungan Hilir, sejumlah warga harus dievakuasi karena rumahnya terendam banjir. <br /> <br />Meski akses jalan di Bendungan Hilir terputus, banyak warga tetap berusaha menerobos banjir, rata-rata dengan berjalan kaki. <br /> <br />Banjir di sini memutus akses dua arah Jalan Tanah Abang dan Jenderal Sudirman. <br /> <br />Banjir juga memutus jalan dari Gunung Sahari menuju Harmoni. <br /> <br />Ketinggian banjir mencapai 60 centimeter. <br /> <br />Sebagian kecil pengendara nekat menerobos banjir. <br /> <br />Namun tak sedikit yang mengalami mati mesin. <br /> <br />Tak hanya merendam permukiman warga, banjir juga merendam ratusan makam di Tempat Pemakaman Umum Karet Bivak, Tanah Abang, Jakarta Pusat. <br /> <br />Banjir terjadi akibat buruknya saluran air yang tak mampu mengalirkan air hujan. <br /> <br />Akibat banjir sejumlah makam hanya tampak pada bagian papan nisan saja, dan tak sedikit pula tenggelam dalam genangan air. <br /> <br /> <br />