JAKARTA, KOMPAS.TV - Penyebaran virus covid-19 membuat pemerintah Arab Saudi mengisolasi diri. <br /> <br />Arab berhenti menerima jemaah umrah dari 24 negara di dunia, termasuk Indonesia. <br /> <br />Pasrah, jemaah umrah dari penjuru Indonesia mendadak batal terbang ke tanah suci. <br /> <br />Padahal, sebagian dari mereka sudah ada di bandara. <br /> <br />Pemerintah Arab Saudi, stop menerima jemaah atau peziarah dari 24 negara, termasuk Indonesia. <br /> <br />Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama meminta agen perjalanan menginformasikan pada jemaah. <br /> <br />Bahwa penangguhan sementara jemaah umrah, berkaitan dengan penyebaran virus covid-19 atau Corona. <br /> <br />Dalam 5 tahun terakhir, jumlah jemaah umrah asal Indonesia terus meningkat. <br /> <br />Di tahun 2014, ada 598 ribu jemaah umrah, tapi kemudian angka ini melonjak jadi 1,26 juta orang di tahun 2019. <br /> <br /> <br /> <br />Besarnya jumlah ini membuat pemerintah sebenarnya tidak tinggal diam. <br /> <br />Kementerian Luar Negeri sudah sempat melobi Kerajaan Arab Saudi, untuk membolehkan jemaah umrah masuk ke negaranya. <br /> <br />Sebab di Indonesia belum ada konfirmasi yang terinfeksi virus covid-19 atau corona. <br /> <br />Pemerintah meminta masyarakat tidak panik dengan keputusan pemerintah Arab Saudi. <br /> <br />Sebab, larangan umrah hanya bersifat sementara. <br /> <br />Tujuannya untuk mencegah penyebaran virus, termasuk bagi masyarakat Indonesia. <br /> <br />
