SULAWESI UTARA, KOMPASTV - Dilanda wabah corona, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara tetap menggelar ujian nasional berbasis komputer bagi siswa SMA dan SMK sederajat. <br /> <br />Pelaksanaan UNBK dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan bagi seluruh siswa dan guru. <br /> <br />Gelaran ujian nasional berbasis komputer dipantau ketat oleh pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. <br /> <br />UNBK hari pertama ini diawali dengan konferensi video oleh Wakil Bupati Sulawesi Utara Steven Kandouw dengan 15 kabupaten kota se-Sulawesi Utara untuk memastikan pelaksanaannya berjalan lancer. <br /> <br /> <br />Berbeda dengan biasanya, UNBK kali ini mengharuskan para siswa dan guru untuk terlebih dahulu menjalani pengukuran suhu tubuh dan mencuci tangan. Kebijakan ini ditempuh sebagai antisipasi penyebaran virus corona. <br /> <br />Di Sulawesi Utara, UNBK dilaksanakan di 194 sekolah negeri dan swasta dengan jumlah peserta sebanyak 14 ribu siswa. Ujian nasional berbasis komputer ini dilaksanakan hingga tiga hari ke depan. <br /> <br /> <br />Pemerintah provinsi Sulawesi Utara telah mengeluarkan edaran untuk para siswa SMA SMK kelas 10 dan 1 agar belajar di rumah selama dua pekan. Di rumah, para siswa akan belajar menggunakan aplikasi \"rumah belajar\" yang dikembangkan Pusdatin Kemendikbud RI. <br /> <br />
