SIKKA, KOMPAS.TV - Jumlah penderita Demam Berdarah Dengue, DBD, di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, saat ini terus mengalami penurunan. <br /> <br />Pasien baru yang dirujuk ke rumah sakit hanya tinggal belasan orang saja, dibanding dengan jumlah pasien bulan lalu, yang tiap hari mencapai puluhan orang. <br /> <br />Memasuki minggu ke-11 masa kejadian luar biasa, KLB, DBD, jumlah pasien baru terus mengalami penurunan. <br /> <br />Meski demikian, setiap hari selalu ada pasien baru yang dirujuk dari Puskesmas, dan didominasi oleh pasien anak-anak. <br /> <br />Menurut data Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, hingga 15 Maret 2020 siang ini, jumlah kasus DBD sebanyak seribu 332 kasus, 14 orang diantaranya meninggal dunia. <br /> <br />Hingga saat ini, masih ada 87 pasien DBD yang dirawat di 3 rumah sakit yang ada di Kabupaten Sikka. <br /> <br />Pemda Sikka hingga saat ini belum mencabut status KLB DBD. <br /> <br />Di Provinsi Lampung, masih menjadi daerah dengan kasus Demam Derdarah tertinggi. <br /> <br />Hingga 14 Maret 2020, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mengonfirmasi ada 3.000 kasus DBD di Lampung. <br /> <br />Pemerintah setempat telah meningkatkan kasus ini sebagai kejadian luar biasa. <br /> <br />Menghadapi situasi ini, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mengimbau masyarakat untuk waspada dan menjaga kebersihan lingkungan, dengan cara membasmi jentik nyamuk dan melakukan prilaku 3M plus, dan melakukan fogging jika diperlukan. <br /> <br />
