Surprise Me!

Ditengah Merebaknya Virus Corona, Indonesia Justru Phobia Rumah Ibadah?

2020-03-18 5,684 Dailymotion

JAKARTA, KOMPAS.TV - Juru Bicara Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto menyebutkan total kasus positif corona menjadi 227, pasien sembuh 11 dan meninggal bertambah menjadi 19 orang. <br /> <br />Kasus corona di Indonesia telah melampaui 3 negara tetangga. <br /> <br />Di Indonesia, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa terkait penyelenggaraan ibadah di tengah situasi corona. <br /> <br />Termasuk pengaturan ibadah Solat Jumat. <br /> <br />Sekretaris komisi Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh mengumumkan keputusan pelaksanaan ibadah bagi umat Islam. <br /> <br />Sementara bagi Umat Kristen Protestan Ketua PGI Gomar Gultom juga mengimbau ibadah di rumah hingga 2 pekan kedepan. <br /> <br />Di samping itu, Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo menuliskan pernyataan dalam akun instagramnya \"Sepertinya ada yang keliru.. ?? Di negeri asalnya Covid-19 china, yg penganut paham komunis dan sebagian besar tdk beragama beramai-ramai mendatangi Masjid dan Belajar Berwudhu hingga mengikuti Shalat Berjamaah. Namun di negeri Mayoritas Muslim justru sebaliknya..?? Mereka beramai-ramai menggaungkan phobia dgn Masjid. Seakan-akan Masjid sebagai Sumber Penularan Covid-19..??\" <br /> <br />Terkait munculnya larangan shalat jamaah di masjid yang dianggap seolah-olah mengakibatkan phobia terhadap rumah ibadah umat Islam, Ketua Pengurus Besar NU, K.H. Marsudi Syuhud menyebutkan jika kewaspadaan terhadap wabah sudah pernah disampaikan oleh Rasulullah sejak 15 abad yang lalu. <br /> <br />\"Jika kamu mendengar wabah di suatu wilayah, maka janganlah kalian mendatanginya. Tapi jika terjadi wabah di tempat kamu berada, maka jangan tinggalkan tempat itu.\" (HR Bukhari) <br /> <br />Ketua PBNU juga menegaskan jika menjaga jiwa sudah menjadi tujuan syari'ah yang paling utama dan untuk menjaga jiwa ini tentu saja harus dengan memitigasi resiko yang ada. <br /> <br />

Buy Now on CodeCanyon