BANTEN, KOMPAS.TV - RSUD Banten menjadi salah satu rujukan penangan virus corona. <br /> <br />Rumah sakit memiliki 250 ranjang perawatan ini akan mulai aktif menangani pasien corona. <br /> <br />Penetapan RSUD Banten sebagai rumah sakit rujukan akan berlaku selama tiga bulan ke depan. <br /> <br />Seluruh operasional rumah sakit akan dikerahkan untuk pasien corona, sehingga untuk sementara RSUD Banten tidak melayani pasien umum. <br /> <br />Sementara itu, pasien yang saat ini menjalani perawatan di RSUD Banten akan dipindah ke rumah sakit terdekat salah satunya RSUD kota Serang. <br /> <br />Sementara itu, Wisma Atlet bisa menampung 2.500 ratus tempat tidur. <br /> <br />Fasilitas untuk tenaga medis yang bertugas juga telah disiapkan, salah satunya adalah ruangan khusus relaksasi, untuk tenaga medis. <br /> <br />Untuk memberikan penanganan maksimal COVID-19, Wisma Atlet di kemayoran Jakarta Pusat akan dirubah menjadi tempat karantina bagi pasien yang terppar virus corona. <br /> <br />Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta gugus tugas penanganan COVID 19, untuk menyiapkan Wisma Atlet sebagai tempat isolasi pasien corona. <br /> <br />Selain Wisma Atlet, yang disiapkan juga rumah sakit milik BUMN, sebagai tempat merawat pasien terjangkit corona. <br /> <br />Sulitnya ruang tempat perawatan pasien terjangkit corona, jadi perbincangan. <br /> <br />Termasuk memantau pasien yang dalam pengawasan. <br /> <br />Ini, karena rumah sakit rujukan yang telah diumumkan pemerintah, terutama di Jakarta, dianggap kurang kapasitasnya. <br /> <br /> <br />
