Wabah virus corona telah menginfeksi lebih dari 1400 orang di Indonesia, dan menyebabkan 122 orang meninggal. <br /> <br />Presiden Joko Widodo pun meminta agar kebijakan pembatasan sosial skala besar diterapkan lebih tegas, serta diiringi Kebijakan Darurat Sipil untuk menekan penyebaran virus corona. <br /> <br />Namun, juru bicara Presiden, Fadjroel Rachman menegaskan, Darurat Sipil adalah langkah terakhir Pemerintah. <br /> <br />Kata Fadjroel, Pemerintah akan lebih mengedepankan pendekatan persuasif dalam menerapkan pembatasan sosial skala besar. <br /> <br />Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memberikan izin karantina wilayah parsial untuk seluruh Kota Kabupaten di Jawa Barat. <br /> <br />Dia menjelaskan, karantina wilayah parsial hanya bisa dilakukan maksimal hingga tingkat kecamatan. <br /> <br />Berbeda dengan pernyataan Ridwan Kamil, Pemkot Tasikmalaya, tetap akan memberlakukan karantina wilayah mulai Selasa besok. <br /> <br />Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman menyebut, salah satu upaya pelaksanaan karantina wilayah adalah pembuatan pos-pos jaga di perbatasan. <br /> <br />Sementara Pemkot Tegal mulai melakukan karantina wilayah. <br /> <br />Rencananya, kebijakan ini berlaku hingga 30 Juli mendatang. <br /> <br />Pemkot tegal sudah menutup sekitar 95 persen jalan di kota itu. <br /> <br />Namun Ketua DPRD Kota Tegal, Kusnendro menilai, Pemkot gagal melaksanakan karantina wilayah. <br /> <br />Menurut Kusnendro, minimnya petugas membuat pengendara masih mudah melintas di perbatasan. <br /> <br />Pemerintah pusat dan daerah harus bekerja sama lebih erat untuk sama-sama mencegah agar virus corona tak makin meluas di Indonesia. <br /> <br />Pemerintah pusat juga harus memberikan gambaran penanganan corona secara utuh, sehingga tidak membuat bingung kepala daerah. <br /> <br />