BLITAR, KOMPAS.TV Warga Desa Karangsono Kabupaten Blitar Jawa Timur menyediakan rumah isolasi lengkap dengan fasilitas dan makanan bagi 11 orang pemudik dari daerah zona merah sebaran virus corona. <br /> <br />11 orang pemudik dari Jakarta dan bekasi kini menempati sebuah rumah, yang disediakan oleh masyarakat setempat masa isolasi mandiri. <br /> <br />Warga Desa juga menyediakan fasilitas televisi, tempat tidur serta peralatan olahraga agar para pumudik, yang sedang menjalani karantina selama 14 hari merasa nyaman dan tidak stres. <br /> <br />Kepala Desa Karangsono, Tugas Nanggoro Yudho menyatakan inisiatif membuat rumah isolasi muncul setelah warga mendengar kabar ada 11 orang dari Bekasi dan Jakarta akan pulang kampung. <br /> <br />Untuk menghindari konflik sosial dan mencegah penyebaran virus corona, masyarakat akhirnya sepakat menyewa bangunan untuk dijadikan tempat karantina. Semua biaya penyediaan rumah karantina ditanggung warga secara sukarela. <br /> <br />Para pemudik juga merasa tenang dan nyaman atas fasilitas yang diberikan warga. Mereka juga tidak khawatir lagi, karena selalu diperiksa kesehatannya oleh petugas puskesmas 2 hari sekali. <br /> <br />Salah satu pemudik, bernama Kamsani mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah memberikan bantuan tempat dan makanan selama masa isolasi mandiri. <br /> <br />Penyediakan rumah karantina secara swadaya ini bisa menjadi contoh baik bagi masyarakat luas untuk salin peduli di masa pandemi covid-19. <br /> <br /> <br /> <br />#VirusCorona #BantuanIsolasi #Pemudik <br /> <br /> <br /> <br />
