PANGKEP, KOMPAS.TV - Demi membeli APD untuk para tenaga kesehatan, seorang bocah 9 tahun di Pangkep, Sulawesi Selatan, menyumbangkan tabungan, dan menunda keinginan memiliki sepeda baru. <br /> <br />Niat tulus itu berbuah manis, karena komunitas sepeda akhirnya mewujudkan keinginan sang bocah, setelah menyaksikan kisahnya di layar Kompastv. <br /> <br />Selama 6 bulan, Akram Ataya Khaizuran, menyisihkan uang saku dan mengisi tabungannya, untuk membeli sepeda baru. <br /> <br />Namun, keinginan akram memiliki sepeda baru tertunda. <br /> <br />Akram memilih menyumbangkan tabungannya untuk pembelian alat pelindung diri. <br /> <br />Bocah kelas 2 SD ini prihatin, dengan tim kesehatan yang menangani pandemi covid-19 kekurangan APD. <br /> <br />Selang beberapa hari setelah menyumbangkan seluruh isi tabungan untuk pembelian APD, sepeda yang diidamkan, akhirnya hadir di hadapan Akram. <br /> <br />Komunitas bike to work Makassar dan komunitas sepeda lipat Pangkep, menyaksikan kisah Akram di layar Kompastv dan tersentuh dengan ketulusan hati bocah 9 tahun itu. <br /> <br />Kedua komunitas sepeda ini kemudian mengantarkan sepeda baru, ke rumah Akram di Kelurahan Bontokio, kecamatan Minasate'ne, Kabupaten Pangkep. <br /> <br />Akram bangga dengan sepeda barunya. <br /> <br />Menurut rencana, sepeda ini akan ia gunakan untuk bermain bersama teman dan ke sekolah, setelah pandemi covid-19 berlalu. <br /> <br />Dari tabungan yang ia perjuangkan selama 6 bulan, Akram belajar peduli pada orang lain, yaitu tim kesehatan yang membutuhkan bantuan APD. <br /> <br />Dari sepeda barunya, Akram memahami, niat baik selalu berbuah manis. Dan tentunya menjadi pelajaran berharga, butuh sinergi semua pihak untuk bergandeng tangan melalui masa pandemi covid-19. <br /> <br />