Surprise Me!

Ini yang Bisa Dicontoh dari AS Soal Tangani Perekonomian Saat Pembatasan Sosial

2020-04-17 2,433 Dailymotion

JAKARTA, KOMPAS.TV - Jumlah kasus positif Covid-19 serta kematian tertinggi berada di Amerika Serikat (AS) yakni lebih dari 20.000 orang. <br /> <br />Peneliti Institute for Development of Economics and Finance, Indef di New York, Amerika Serikat, Eisha Maghfiruha menyebut jika tim penanganan Covid-19 setempat memprediksi angka kematian akibat Covid-19 ini mencapai 100.000 200.000 jiwa, namun di akhir pekan, angka kematian kurang dari apa yang telah diprediksikan. <br /> <br />Untuk itu, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memiliki wacana untuk membuka kembali perekonomian Amerika Serikat setidaknya pada bulan Mei 2020. <br /> <br />Namun hal ini belum dapat dipastikan oleh pemerintah setempat, lantaran masih belum ada kepastian penurunan angka korban Covid-19 ini. <br /> <br />Selain itu, Donald Trump juga telah menggelontorkan dana sebagai stimulus sebesar 2 Triliun USD, sekaligus merupakan stimulus terbesar di sepanjang sejarah. <br /> <br />19 persen dari stimulus yakni 367 Miliar USD untuk usaha menengah dan kecil yang memiliki kurang dari 500 pekerja, yang diberikan masing-masing maksimal 10 juta USD. <br /> <br />\"Dana bantuan ini untuk membayarkan gaji pegawai juga membayarkan sewa, operasional yang sempat terputus, yang mereka harus tutup ketika pemberlakukan New York Pause ini,\" ucap Eisha Maghfiruha. <br /> <br />Untuk mengetahui apa yang bisa dipelajari dari penanganan Covid-19 di Amerika Serikat, simak pembahasan lebih lengkap bersama Peneliti Institute for Development of Economics and Finance, Indef di New York, Amerika Serikat, Eisha Maghfiruha. <br /> <br />

Buy Now on CodeCanyon