Surprise Me!

Penghasilan Hilang, Warga Lepas Investasi Emas di Tengah Pandemi Corona

2020-04-20 8,837 Dailymotion

KOMPAS.TV - Pandemi Covid-19 memorak-porandakan keuangan. <br /> <br />Sebagian warga terpaksa melepas investasi mereka. <br /> <br />Salah satunya adalah emas demi menambah pegangan uang tunai . <br /> <br />Di sudut Pasar Rakyat Buttasalewangan, Maros, Sulawesi Selatan, dengung tawar menawar terdengar. <br /> <br />Ratna, tengah berusaha menjual cincin emas miliknya. <br /> <br />Setelah beberapa waktu, Ratna mendapatkan 4.840 ribu rupiah sebagai imbal balik cincin emas seberat hampir 7 gram. <br /> <br />Tak mudah bagi Ratna untuk melepas barang kepunyaannya. <br /> <br />Namun tak banyak pilihan yang ia kantongi. <br /> <br />Hasil penjualan emas bisa menyambung hidup. <br /> <br />Covid-19 membuat pekerjaan suami Ratna terhenti, alhasil uang belanja pun menyusut. <br /> <br />Ya di rumah saja, tidak ada pekerjaan jadi terpaksa jual perhiasan untuk kehidupan sehari-hari, keluh Ratna. <br /> <br />Sembako di rumah sudah kurang. Jual dulu, nanti habis corona dapat pekerjaan insha Allah bisa beli lagi, sambungnya. <br /> <br />Selain itu, transaksi gadai juga menjadi salah satu cara menambah uang tunai di saat pandemi corona. <br /> <br />Transaksi di pegadaian Kota Singaraja, Buleleng, Bali, meningkat 7 persen dibandingan dengan tahun sebelumnya. <br /> <br />85 persen nasabah menggadaikan emas. <br /> <br />Nasabah memanfaatkan tren kenaikan harga emas untuk mendapatkan kenaikan imbal hasil investasi mereka. <br /> <br />Namun, kemampuan bayar tetap perlu diperhitungkan. <br /> <br />Di masa sulit pandemi corona, relaksasi pun diberikan bagi pengguna layanan gadai. <br /> <br />Salah satunya dengan perpanjangan batas waktu jatuh tempo pembayaran bagi nasabah non gadai. <br /> <br />

Buy Now on CodeCanyon