JAKARTA, KOMPAS.TV - PB PRSI menggelar tribut untuk Lukman Niode secara virtual. <br /> <br />Melalui aplikasi video conference, sejumlah tokoh mulai dari mantan atlet renang hingga Menpora Zainudin Amali meramaikan acara ini. <br /> <br />Dunia renang Indonesia kehilangan sosok penting pada 17 April lalu. <br /> <br />Mantan atlet renang nasional, Lukman Niode meninggal dunia di usia 57 tahun. <br /> <br />Pria yang karib disapa Luki ini merupakan legenda dengan segudang prestasi selama aktif menjadi atlet, mulai dari PON, Asian Games hingga Olimpiade. <br /> <br />Sebagai induk olahraga renang Indonesia, PB PRSI memberikan penghormatan terakhir kepada Luki. <br /> <br />PRSI menggelar diskusi virtual dengan tajuk Tribute to Lukman Niode, a Legacy to Continue pada Kamis pagi (23,04,20). <br /> <br />Sejumlah tokoh ambil bagian mulai dari mantan perenang sekaligus murid Luki, Richard Sam Bera, hingga Menpora, Zainudin Amali ambil bagian. <br /> <br />Diskusi yang bertujuan untuk mengambil teladan luki baik sebagai atlet maupun pribadi yang profesional digagas ketua umum PRSI, Anindya Bakrie. <br /> <br />Usai pensiun sebagai atlet, Luki tetap berkecimpung di dunia olahraga. <br /> <br />Selain pernah menjadi pelatih, Luki juga bergelut di dunia organisasi olahraga. <br /> <br />Seperti kepengurusan Koi dan Koni. <br /> <br /> <br />
