TEGAL, KOMPAS.TV - Hari kedua penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar PSBB di kota Tegal, Jawa Tengah, aktivitas warga terpantau normal. <br /> <br />Arus lalu-lintas juga terpantau ramai. <br /> <br />Akibat penutupan sejumlah jalan utama, warga banyak mengambil jalan pintas melalui jalan desa. <br /> <br />Sementara itu, ratusan kendaraan terpantau masih lalu lalang di Jalan Protokol. <br /> <br />Dampak adanya penutupan akses, kepadatan lalu lintas beralih ke jalan perkampungan yang dijadikan warga sebagai jalan alternatif. <br /> <br />Beberapa akses jalan yang telah ditutup menggunakan barikade beton tetap dijebol warga. <br /> <br />Bahkan sejumlah pengendara sepeda motor yang tak sabar menunggu antrean nekat melewati trotoar. <br /> <br />Kondisi ini justru mengakibatkan warga bisa masuk wilayah dalam kota tanpa melewati pos pemeriksaan kesehatan. <br /> <br />Petugas yang melakukan pemeriksaan dan pengawasan penerapan PSBB seperti TNI, Polri maupun Satpol PP ini masih sangat minim, justru pihak organisasi kemasyarakatan (Ormas) lebih mendominasi. <br /> <br />Selain itu, pemerintah Tegal juga belum memberikan sanksi tegas terhadap pelanggar yang nekat. <br /> <br />