PALEMBANG, KOMAS.TV - Masjid Ki Marogan objek wisata religi sekaligus sejarah penyebaran Islam di Palembang. <br /> <br />Mari kita menuju Palembang Sumatera Selatan, untuk melihat salah satu masjid tertua bernama Masjid Ki Marogan. <br /> <br />Tak hanya menyimpan sejarah penyebaran Islam, Masjid Ki Marogan kini menjadi objek wisata religi di kota empek-empek. <br /> <br />Masjid Ki Marogan berada di Kelurahan Satu Ulu, Kecamatan Kertapati wilayah Hulu Palembang, dan berdiri di tepian sungai musi. <br /> <br />Masjid ini dikenal dengan arsitekturnya yang unik karena terbuat dari kayu unglen. <br /> <br />Semula, luas masjid hanya 25 meter kali 20 meter. Namun setelah dipugar pada 1950, luas bangunan menjadi 50 kali 40 meter. <br /> <br />Kubah yang awalnya bulat, berganti dengan bentuk mustaka limas. <br /> <br />Masjid Ki Marogan tak hanya aktif sebagai tempat ibadah. <br /> <br />Sejak awal berdiri, masjid ini menjadi sejarah penyebaran Islam di Sumatera Selatan. <br /> <br />Di masjid ini, sang pendiri aktif berdakwah menyerukan agama Allah SWT kepada masyarakat. <br /> <br />Tak hanya di Palembang, Ki Marogan juga mensiarkan islam ke seluruh wilayah Sumatera Selatan melalui jalur sungai. <br /> <br />Dalam setiap dakwahnya, beliau selalu mengingatkan pentingnya bersedekah kepada sesama manusia. <br /> <br />Masjid ki marogan sempat mengalami beberapa kali percobaan penggusuran. <br /> <br />Hal ini karena letaknya yang strategis untuk perluasan stasiun kereta api milik pemerintah Hindia Belanda. <br /> <br />Oleh pemerintah masjd Ki Marogan ditetapkan sebagai cagar budaya. <br /> <br />Sejumlah benda peninggalan Ki Marogan tersimpan dalam masjid. <br /> <br />Selain museum, di sebelah masjid terdapat komplek makam Ki Marogan beserta keluarga. <br /> <br />Peziarah tak hanya datang dari sekitar palembang, namun juga luar derah bahkan mancanegara. <br /> <br /> <br /> <br />
