KOMPAS.TV - Tepat jam 11.00 siang dan pintu dibuka, puluhan warga memasuki pusat perbelanjaan Yuba Sutter di Yuba City, California. <br /> <br />Kota ini menentang aturan pemerintah negara bagian California untuk membatasi bisnis karena pandemi Covid-19. <br /> <br />Pengelola mall mengatakan telah mendapat dukungan dari otoritas kesehatan setempat untuk kembali membuka mall untuk umum. <br /> <br />Kami bisa mendapatkan dukungan penuh dari direktur kesehatan kabupaten yuba sutter, dan kabupaten, untuk sepenuhnya dibuka kembali selama kami mengikuti rekomendasi kesehatan masyarakat. Jadi, itulah yang benar-benar memotivasi kami untuk membuka dan memberi peluang bisnis kami untuk selamat dari pandemi ini dan penutupan ini, kata Natasha Shelton, Manajer Umum Senior, Yuba Sutter Mall. <br /> <br />Pengunjung sendiri tidak keberatan dengan dibukanya mall asalkan mereka tetap mematuhi aturan yang berlaku. <br /> <br />Jujur, aku tidak berpikir itu terlalu dini. aku pikir semua orang hanya perlu memastikan kamu menjaga jarak yang aman, kamu tahu, mengikuti pedoman. Tapi juga, aku merasa jika kita benar-benar membutuhkannya untuk terbuka hanya setidaknya untuk barang-barang penting, anda tahu, pakaian dan barang-barang, anda tidak bisa mendapatkannya di mana-mana, kata Amanda Benjamin, salah satu pelanggan mall. <br /> <br />Pemerintah negara bagian California belum memberikan sanksi atas pelanggaran, membuka kembali aktivitas mall di tengah pandemi. <br /> <br />Selain mall, yang juga kembali dibuka aktivitas bisnis lain seperti restoran. <br /> <br />Yuba City merupakan daerah paling padat penduduk dari sejumlah kota yang menentang pemerintah negara bagian California. <br /> <br />Kasus corona di California memang menurun dalam beberapa pekan terakhir. <br /> <br />Namun pemerintah menilai masih perlu waktu untuk kembali beraktivitas kembali di luar rumah. <br /> <br />
