MAKASSAR, KOMPAS.TV - Sedikit cerita tentang Masjid Raya Makassar Sulawesi Selatan. <br /> <br />Masjid yang berdiri puluhan tahun yang lalu ini menjadi saksi perjuangan umat Muslim. <br /> <br />Di Masjid inilah, untuk pertama kalinya digelar perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran, atau MTQ, pada tahun 1995 silam. <br /> <br />Seperti apa indahnya Masjid Raya Makassar? <br /> <br />Kemegahan Masjid Raya Makassar ini memukau siapapun yang berkunjung ke tempat ini. <br /> <br />Masjid tertua di Kota Angin Mamiri ini, pertama kalinya dibangun pada tahun 1948, yang diprakarsai Kyai Haji Ahmad Bone, seorang ulama asal kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. <br /> <br />Kala itu pada masa penjajahan, masjid ini menjadi pusat perjuangan umat Islam merebut kemerdekaan. <br /> <br />Masjid Raya Makassar juga menjadi tonggak sejarah pertama kalinya, untuk ajang Musabaqah Tilawatil Quran atau MTQ digelar. <br /> <br />Para pemimpin negeri ini seperti Soekarno dan Soeharto, pernah beribadah di masjid ini. <br /> <br />Arsitektur masjid ini, juga mirip dengan gaya Spanyol. <br /> <br />Seperti mihrab masjid, yang seluruhnya berhias tulisan Asmaul Husna. <br /> <br />Daya tarik lainnya adalah, dua buah menara yang masing-masing memiliki tinggi 47 meter, dan menara setinggi 66,66 meter, yang memiliki arti sebagai pelambang jumlah ayat dalam kitab suci Al-Quran. <br /> <br />Maka tak heran, Masjid Raya Makassar ini menjadi destinasi wisata religi bagi wisatawan yang berkunjung ke Sulawesi Selatan. <br /> <br />
