Tanggal 12 Mei diperingati sebagai Hari Perawat Internasional. Peringatan ini menyoroti peran penting perawat. Tak bisa dipungkiri jasa perawat kini sangat diperlukan dalam memerangi pandemi COVID-19. Bersama dokter, perawat menjadi garda terdepan yang berhadapan langsung dengan pasien.<br /> <br /><br /> <br />Peringatan ini juga menandai kelahiran Florence Nightingale, pelopor perawat modern pada abad ke-18. Nightingale jadi tokoh penting dalam keperawatan karena jasanya di Perang Krimea tahun 1850-an. Ia memimpin kelompok perawat untuk tentara Inggris.<br /> <br /><br /> <br />Nightingale terkejut melihat kondisi rumah sakit saat pertama kali tiba dan langsung berlakukan standar perawatan yang ketat. Pengalamannya itu mendorong Nightingale menyuarakan reformasi di dalam dunia perawatan.<br /> <br /><br /> <br />Nightingale juga membuka sekolah keperawatan pada tahun 1860. Keberhasilannya mendorong pembentukan sekolah lain. Hari Perawat Internasional selalu menyuarakan tentang pendidikan.<br /> <br /><br /> <br />Hingga kini dunia masih kekurangan perawat terutama di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Pandemi COVID-19 ini menjadi pengingat peran vital perawat. Tanpa perawat sulit untuk memenangkan perang melawan wabah. APTN.<br />Begini Sejarah Hari Perawat Internasional