SEMARANG, KOMPAS.TV - Limbah karung goni ternyata bisa disulap menjadi kerajinan songkok atau peci yang unik. <br /> <br />Di momen ramadan dan jelang lebaran seperti saat ini, produk peci berbahan karung goni diserbu pembeli. <br /> <br />Berbekal kreativitas dan ketekunannya, Marwoto, warga desa peganjaran, Kecamatan Bae, Kudus, Jawa Tengah, sukses menyulap limbah karung goni menjadi songkok atau peci. <br /> <br />Dengan menggunakan bahan ramah lingkungan dan warna alami khas karung goni, peci ini terlihat cukup unik dan klasik. <br /> <br />Produk peci buatan marwoto ini sudah siap dijual dan momen ramadan menjelang lebaran seperti saat ini, peci karung goni ramai diburu pembeli. <br /> <br />Untuk mempercantik tampilan, Marwoto juga menambahkan hiasan berupa logo ormas keagamaan seperti NU, GP Ansor maupun logo lainnya. <br /> <br />Penambahan logo-logo tersebut sesuai dengan permintaan konsumen. <br /> <br />Ide memilih bahan limbah karung goni karena selain ramah lingkungan, karung goni memiliki kesan yang vintage atau klasik. <br /> <br />Selain itu juga memiliki warna dan serat kain yang khas. <br /> <br />Proses pembuatan peci juga tidak terlalu sulit. <br /> <br />Dengan dibantu sejumlah penjahit, Marwoto bisa memodifikasi goni yang biasa digunakan untuk karung menjadi sebuah peci. <br /> <br />Sementara untuk harganya dipatok di kisaran 30 ribu untuk yang polos dan 35 ribu rupiah untuk yang ada motif logo bordir. <br /> <br />Selain peci, limbah karung goni juga bisa dibuat menjadi topi dan tas, serta produk lainnya. <br /> <br />