KOMPAS.TV - Sambut kehidupan normal yang baru , atau \"the new normal\", pemerintah siapkan protokol khusus. <br /> <br />Termasuk protokol khusus aktivitas di pusat perbelanjaan, yang rencananya akan kembali beroperasi, untuk membantu pulihkan roda perekonomian. <br /> <br />Pemerintah, persiapkan sejumlah protokol untuk masyarakat, jalankan fase kehidupan normal yang baru, atau \"the new normal\". <br /> <br />Hal ini dilakukan, setelah ada pernyataan dari pemerintah, bahwa masyarakat harus mulai terbiasa hidup berdampingan dengan Corona. <br /> <br />Selasa (26,5,2020) ini, Presiden Joko Widodo tinjau persiapan sejumlah tempat, untuk penerapan \"the new normal\". <br /> <br />Saat meninjau persiapan Mal Summarecon, Bekasi, Jawa Barat, Presiden ingin memastikan, kesiapan mal dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat, sebelum beroperasi. <br /> <br />Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan, kunjungan Presiden di Mal Summarecon Bekasi ini sebagai simulasi untuk penerapan tatanan kehidupan baru, khususnya saat warga mengunjungi pusat perbelanjaan nantinya. <br /> <br />Pengelola Mal Summarecon Bekasi menyebut, pihaknya siap jadi mal percontohan untuk penerapan protokol kesehatan, \"menghadapi the new normal\". <br /> <br />Karena itu, pihaknya menekankan, pembukaan mal juga akan dilakukan bertahap. <br /> <br />Sebelumnya, organisasi kesehatan dunia, WHO , sudah peringatkan masyarakat dunia, bahwa virus Corona mungkin saja tidak akan hilang dari muka bumi. <br /> <br />Karena itu, Pemerintah Indonesia meminta masyarakat mulai terbiasa untuk hidup berdampingan dengan virus Corona. <br /> <br />Ada tiga indikator yang dinilai dalam penentuan siapnya pemberlakuan new normal di suatu daerah, yaitu tren soal kasus Corona, antara lain jumlah PDP, jumlah konfirmasi positif, dan kasus kematian. <br /> <br />Kedua, public health, PCR yang sudah terdistribusi? Masyarakat yang tinggal di rumah proporsi. <br /> <br />Ketiga, indikator dari fasilitas kesehatan. <br /> <br />