KOMPAS.TV - Bila pembatasan sosial berskala besar berakhir, dan diterapkan new normal, ada wacana dari pemerintah untuk mengizinkan lagi ojek daring mengangkut penumpang lagi. <br /> <br />Namun, ada sejumlah syarat untuk memenuhi protokol kesehatan, di antaranya membuat sekat antara pengemudi dan penumpang. <br /> <br />Wacana diizinkannya ojek daring kembali beroperasi, ditanggapi positif baik pengemudi maupun penumpang. <br /> <br />Menurut pengemudi ojek daring, selama boleh kembali beroperasi, syarat untuk memenuhi protokol kesehatan demi mencegah penyebaran Covid-19, tak masalah. <br /> <br />Wacana pemerintah berencana mengizinkan kembali ojek daring mengangkut penumpang, muncul seiring akan berlakunya new normal atau tatanan normal baru. <br /> <br />Menurut Teguh, salah satu pengemudi ojek daring, dirinya bersyukur seandainya diizinkan kembali mengangkut penumpang. <br /> <br />"Saat ini kami pas-pasan aja, bayar kuota aja gak bisa," ujar Teguh. <br /> <br />Menurut pengemudi ojek daring lainnya, penerapan protokol kesehatan yang benar harus lebih ketat lagi. <br /> <br />Kata Heru, pengemudi ojek daring "Kalau memang harus bawa helm sendiri ya, kenapa engga? Itu buat kita semua." <br /> <br />