KOMPAS.TV - Berkebun menjadi salah satu pilihan, saat banyak menghabiskan waktu di rumah saja di tengah pandemi. <br /> <br />Tingginya minat masyarakat akan tanaman, menambah napas panjang bisnis para pedagang tanaman, saat permintaan akan sewa tanaman dan jasa taman berkurang. <br /> <br />Makin giat bercocok tanam. <br /> <br />Beginilah Suyono mengisi hari-hari-nya saat berada di rumah saja. <br /> <br />Yang berbeda di kala pandemi Covid-19, warga Bogor , Jawa Barat ini memilih membudidayakan jahe merah, di sebuah lahan kosong. <br /> <br />Bahkan Suyono, mengajak warga di sekitar pemukimannya, ikut berkebun tanaman herbal ini. <br /> <br />Dengan demikian, bercocok tanam tak sekadar hobi, tetapi mengisi pundi-pundi uang <br /> <br />Lebih lama di rumah, makin banyak pula kocek terkuras bagi penghobi tanaman. <br /> <br />Sanggar kemuning yang aktif berjualan di media sosial, mengaku penjualan jenis tanaman di dalam ruangan berlipat ganda. <br /> <br />Tanaman hias paling banyak diburu. <br /> <br />Selain mengurangi polusi, tanaman yang mudah dirawat, menjadi incaran pembeli. <br /> <br />Ledakan jumlah newbie, peminat tanaman, menambah panjang nafas pebisnis tanaman. <br /> <br />Karena di saat yang sama, permintaan pembuatan taman dan sewa tanaman di perkantoran dan pusat perbelanjaan turun. <br /> <br />
