JAKARTA, KOMPAS.TV - Ada sepuluh perusahaan Indonesia yang masuk dalam kategori "Asean Asset Class". <br /> <br />Aset berkelas di sini bukan berarti urutan aset kapitalisasi pasar terbesar, tetapi artinya memiliki tata kelola perusahaan yang baik. <br /> <br />Penilaiannya adalah versi "Asean Corporate Governance Scorecard", ACGS. <br /> <br />Kriteria kinerja direksi masuk jadi bobot pernilaian terbesar. <br /> <br />Corporate Governance Expert Indonesia, Angela Indirawati Simatupang mengupas rahasia penilaian untuk perusahaan terbuka yang masuk kategori ini. <br /> <br />Selain itu, Akibat Covid-19, bank dunia memproyeksi perekonomian atau produk domestik bruto PDB Indonesia tidak akan tumbuh tahun ini. <br /> <br />Indonesia diproyeksi mengalami fase mengkhawatirkan, yaitu dengan pertumbuhan nol persen, alias tidak bergerak. <br /> <br />Lemabaga donor keuangan ini mengatakan, perkiraan pertumbuhan ekonomi ini di harus di jadikan cambuk, agar pemerintah dan bank Indonesia semakin solid. <br /> <br />Terutama dalam menerapkan strategi bauran, untuk mendongkrak perekonomian. <br /> <br />Meski demikian, Bank Dunia memprediksi, perekonomian Indonesia akan bangkit dan mencapai 4,8 persen di tahun 2021. <br /> <br />