Surprise Me!

Wacana Penghapusan BBM Premium dan Pertalite

2020-06-25 2,210 Dailymotion

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pertamina mewacanakan pengurangan produk BBM, yang akan disesuaikan dengan aturan kementerian lingkungan hidup dan kehutanan, mengenai pembatasan Research Octane Number, atau RON. <br /> <br />Premium dan Pertalite menjadi bahan bakar yang terancam dihapus, karena keduanya tak memenuhi standar Euro 4, dengan RON di atas 91. <br /> <br />Usulan penghapusan bahan bakar minyak jenis Premium, bukan isu baru. <br /> <br />Di 2014, tim reformasi tata kelola migas pernah menyuarakan penghapusan premium, yang dinilai memicu pembengkakan anggaran akibat dana subsidi yang berlebihan. <br /> <br />Alasan lainnya, tidak lain karena premium adalah bahan bakar minyak dengan RON 88, yang tidak memenuhi standar Euro 4, sehingga berpotensi merusak lingkungan melalui polusi udara. <br /> <br />Namun pertamina membantah soal isu penghapusan bbm murah tersebut. <br /> <br />Saat ini sesuai ketentuan yang ada, pertamina masih menyalurkan premium di SPBU. <br /> <br />Kata Vice President Corporate Communication PT Pertamina, Fajriyah Usman. <br /> <br />Langkah penghapusan premium didukung oleh wahana lingkungan hidup Indonesia, yang menilai akan berdampak signifikan pada pemulihan kualitas udara dan lingkungan. <br /> <br />Ekonom menilai premium jadi salah satu kontributor membengkaknya defisit neraca Migas. <br /> <br />Karena selama ini subsidi yang terbilang besar membuat permintaan terus naik, meski Pertamina sudah membuat jenis lain di bawah Pertamax, yaitu Pertalite. <br /> <br />Pada bulan Maret 2020, neraca Migas defisit hingga 953,3 juta dollar. <br /> <br /> <br /> <br />

Buy Now on CodeCanyon