Surprise Me!

Merindukan Anak Didik Mereka, Tangisan Guru Pecah Saat Momen Wisuda Online

2020-06-29 2,468 Dailymotion

DEPOK, KOMPAS.TV - Di tengah pandemi corona, sejumlah kebiasaan lama berubah. <br /> <br />Termasuk di antaranya, momen wisuda atau acara kelulusan. <br /> <br />Tak lagi menggelar secara tatap muka langsung, sejumlah sekolah kini menggelarnya secara daring, atau "online". <br /> <br />Meski kebiasaan lama diubah jadi cara baru, namun rasa tampaknya akan selalu sama. <br /> <br />Setidaknya itulah yang dirasakan Farras, seorang guru di taman kanak-kanak Al-Azhar 45 Grand Depok City, Jawa Barat. <br /> <br />Air matanya tertumpah, kala harus bertemu para siswanya secara "online" di momen kelulusan mereka. <br /> <br />Farras mengaku merindukan langsung canda tawa, dan peluk hangat para siswa yang biasa menyapa kesehariannya sebagai guru, sebelum pandemi corona terjadi. <br /> <br />Kerinduan, hal ini juga dirasakan Ghaizan Atallah, kala mengikuti wisuda "online" sekolahnya. <br /> <br />Ia rindu bertemu dengan para guru, dan teman-temannya. <br /> <br />Bisa bernyanyi bersama teman-teman, dan gurunya di acara kelulusannya, jadi hiburan tersendiri baginya. <br /> <br />Sementara itu, bagi para orang tua siswa, meski kecewa acara kelulusan anaknya tak bisa digelar secara langsung. <br /> <br />Namun wisuda "online" dinilai jadi cara yang paling aman untuk mencegah penyebaran covid-19. <br /> <br />Sebelumnya, untuk mencegah penyebaran covid-19, pemerintah menghentikan kegiatan belajar di sekolah sejak Maret lalu. <br /> <br />Pembukaan sekolah akan dilakukan bertahap pada zona hijau penyebaran covid-19. <br /> <br />Dengan taman kanak-kanak, dan sekolah dasar menjadi yang paling belakangan untuk dibuka kembali. <br /> <br />

Buy Now on CodeCanyon