GROBOGAN, KOMPAS.TV - Meningkatnya sebaran Covid-19 setelah dilakukan rapid test massal membuat sejumlah rumah sakit di grobogan kehabisan ruang isolasi bagi pasien positif Covid-19 maupun positif reaktif. Saat ini di Grobogan terdapat 109 kasus positif Covid-19, setelah ada tambahan 15 orang positif Covid-19 dalam 1 hari. <br /> <br />Selain itu, masih ada 122 pasien dalam pengawasan yang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Grobogan. Membludaknya pasien dalam pengawasan dan pasien Covid-19, membuat pihak dinas kesehatan akan mengambil kebijakan isolasi mandiri di rumah bagi para pasien dalam pengawasan dan positif Covid-19, dengan kategori Orang Tanpa Gejala (OTG) penyakit penyerta. Mereka akan mendapat pengawasan ketat dari tim gugus tugas kecamatan dan desa serta Bhabinkamtibmas. <br /> <br />Sementara bagi pasien yang positif reaktif atau positif Covid-19 yang memiliki penyakit penyerta atau Comorbid, tetap dirujuk ke rumah sakit dan dirawat di ruang isolasi. <br /> <br />Saat ini tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 kabupaten memiliki 106 ruang isolasi bagi pasien positif reaktif dan pasien positif Covid-19 yang berada di rumah sakit. Yakni Rumah Sakit Raden Soedjati Grobogan dan 2 rumah sakit tambahan milik Pemda Grobogan, serta 4 rumah sakit swasta. Total positif Covid-19 saat ini mencapai 109 orang, sedangkan yang dirawat di ruang isolasi di beberapa rumah sakit mencapai 97 pasien positip Covid-19. <br /> <br />#Covid-19 #Grobogan #Isolasi <br /> <br /> <br /> <br />
