PALEMBANG,KOMPAS.TV-Ketua KPK Firli Bahuri mensinyalir, sejumlah oknum bupati atau walikota, sengaja memperbesar alokasi dana, penanganan covid 19, untuk pencitraan pribadi menjelang pilkada. <br /> <br />Firli mencontohkan, Kabupaten Jember, mengalokasikan dana penanganan covid 19 nya, hingga 570 miliar, lebih besar dari Surabaya, yang jumlah kasus koronanya lebih besar dari Jember. <br /> <br />Hal itu disampaikan ketua KPK, di Palembang saat Rapat Evaluasi Program Pemberantasan Terintegrasi, dan Penandatanganan Kesepakatan Pemanfaatan Aset, di Palembang Sumatera Selatan. <br /> <br />Firli menerangkan, penyalahgunaan karena pemerintah menganggarkan, dana covid 19, untuk program jaring pengaman sosial, dalam bentuk bantuan tunai langsung. <br /> <br />Terkadang Kepala Daerah yang bertarung dalam pilkada, memanfaatkan momen tersebut, dengan sengaja membagi-bagikan sendiri bantuan, seolah-olah, merupakan bantuan pribadi, pada hal bantuan bersumber dari dana APBD dan APBN. <br /> <br />#covid19 #kpk #pilkada <br /> <br /> <br /> <br />
