CIANJUR, KOMPAS.TV - E-Y, 48 tahun, warga desa Ciherang, kecamatan Karangtengah, Cianjur, yang merupakan pelaku praktek perdagangan manusia terhadap korbannya yang merupakan istrinya sendiri melalui aplikasi media sosial. <br /> <br />Pelaku ditangkap petugas Timsus Satreskrim Polres Cianjur, disalah satu penginapan di wilayah Cibeber saat melakukan transaksi, dengan salah satu pelanggannya. <br /> <br />Modusnya, pelaku memasang foto -foto korbanya terlebih dahulu di aplikasi. <br /> <br />Jika ada yang berminat, kemudian berkomunikasi lewat aplikasi tersebut. <br /> <br />Setelah pelangganya setuju, perempuan tersebut dibawa ke penginapan untuk melayani pelanggannya, dengan tarif 400 ribu rupiah sampai satu juta rupiah, dalam satu kali kencan. <br /> <br />Menurut keterangan petugas, pelaku menjalankan bisnis haramanya tersebut sudah selama satu tahun lebih. <br /> <br />Korban juga kerap menjajakan dirinya sendiri kepada pria hidung belang, bahkan tak tangung-tanggung korban juga kerap melayani tiga pria hidung belang sekaligus. <br /> <br />Dari hasil penangkapan petugas berhasil menyita barang bukti, uang sebesar empat ratus ribu rupiah, dua buah alat kontrasepsi, satu kartu atm serta dua buah hp. <br /> <br />Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan pasal 2 dan pasal 10 uu ri tahun 2007, tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang, atau pasal 296 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun kurungan. <br /> <br /> <br /> <br />Untuk lebih tahu berita ter-update seputar Jawa Barat, bisa klink link di bawah . <br /> <br />IG : https://www.instagram.com/kompastvjabar/ <br /> <br />Youtube : https://www.youtube.com/c/kompastvjawabarat/ <br /> <br />Twitter : https://www.twitter.com/kompastv_jabar/ <br /> <br />Facebook : https://www.Facebook.com/kompastvjabar/ <br /> <br /> <br /> <br /> <br /> <br />
