BOGOR, KOMPAS.TV - Presiden Joko Widodo meyakini jika ekonomi Indonesia akan bangkit pada tahun depan. <br /> <br />Namun Jokowi mengingatkan seluruh pihak agar mengantisipasi munculnya gelombang kedua pandemi Covid-19. <br /> <br />Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat membuka rapat terbatas terkait postur anggaran pendapatan dan belanja negara 2021, dari istana Bogor. <br /> <br />Meski kini pemerintah tengah fokus membangkitkan perekonomian Indonesia, Jokowi meminta semuanya tetap waspada adanya gelombang kedua Covid-19. <br /> <br />"Namun kita tetap harus waspada kemungkinan dan antisipasi kita terhadap risiko terjadinya gelombang kedua. Second wave dan masih berlanjutnya lagi ketidakpastian ekonomi global 2021," lanjutnya. <br /> <br />Menurut juru bicara satgas penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, setidaknya terdapat 8 klaster yang menjadi penyumbang terbesar dan perlu diwaspadai. <br /> <br />Kedelapan klaster itu yakni pasar, pesantren, transmisi lokal, fasilitas kesehatan, acara seminar, mal, perkantoran dan tempat ibadah. <br /> <br />Selain itu, Presiden Joko Widodo, Senin pagi (27/07/2020) menggelar rapat kabinet terbatas penanggulangan Covid 19. <br /> <br />Dalam pernyataan pembukaan rapat, Presiden menekankan pentingnya sejumlah hal, termasuk prioritas penanganan di 8 Provinsi. <br /> <br />Presiden Jokowi menilai perlunya Pemerintah Pusat mendukung pemerintah daerah mengatasi penyebaran Covid-19 di 8 provinsi. <br /> <br /> <br />
