KOMPAS.TV - Pemerintah Desa Hungayonaa, Kecamatan Tilamuta Kabupaten Boalemo, Gorontalo, memanfatkan dana desa dengan membuat aktivitas wisata flying fox. <br /> <br />Wisata flying fox yang dibangun semenjak tahun 2019 lalu ini kini menjadi wisata alternatif warga di setiap akhir pekan. <br /> <br />Tak ada yang menyangka, sebuah pegunungan yang sebelumnya dipenuhi oleh tumbuhan liar di Desa Hungayona, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Gorontalo disulap menjadi sebuah tempat wisata oleh pemerintah desa. <br /> <br />Tak tanggung-tanggung, di kawasan itu dibangun aktivitas ekstrem, flying fox dengan panjang 300 meter dan menjadi yang paling utama dituju pengunjung, untuk memacu adrenalin. <br /> <br />Pembangunan tempat wisata flying fox menggunakan dana desa tahun 2019 dengan anggaran sebesar 200 juta rupiah. <br /> <br />Lokasi wisata yang bernama Wisata Bulalo Love tersebut menjadi satu-satunya wisata alternatif warga karena memberi tantangan tersendiri bagi pengujung.pasalnya, pengujung akan disuguhi dengan keindahan alam di saat sedang naik flying fox. <br /> <br />Selain itu, pengunjung juga bisa menikmati wisata danau yang dilengkapi fasilitas perahu dayung dan rakit tradisional. <br /> <br />Hingga saat ini, wisata flying fox dan wisata danau masih terus dibenahi oleh pemerintah desa dengan melengkapi fasilitas tempat wisata lainnya. <br /> <br />Hal ini dilakukan agar pengujung bisa lebih banyak menikmati wahana Wisata di Bulalo Love. <br /> <br />
