Jember, KompasTV Jawa Timur - Setiap Bulan Suro pada kalender Jawa, tradisi memandikan benda pusaka selalu digelar sebagai tradisi yang tak bisa dipisahkan. <br /> <br />Bukan selalu klenik, siapa sangka kalau ada jasa memandikan pusaka yang selalu ramai pesanan setiap bulan Suro datang. <br /> <br />Ialah Paisyu, warga desa Kemuningsari kidul, kabupaten Jember ini kedapatan berkah dengan datangnya bulan Suro. <br /> <br />Paisyu sudah banyak menerima pesanan memandikan benda pusaka, baik yang datang bersama pemiliknya maupun dikirim melalui paketan. <br /> <br />Tidak semua orang mempunyai keahlian memandikan benda pusaka, ada ritual dan ramuan khusus yang harus dilakukan Paisyu setiap sebelum melakukan tugasnya. <br /> <br />Setiap bilah keris atau tombak membutuhkan waktu antara 2-3 hari atau tergantung tingkat kondisi kotor atau karat yang menempel, dengan biaya antara 65 ribu hingga 100 ribu rupiah setiap bilah pusaka. <br /> <br />Dalam sehari, Paisyu mampu membersihkan hingga 50 pusaka yang datang ke rumahnya. <br /> <br />Menurut Paisyu, merawat dan melestarikan benda pusaka merupakan salah satu bentuk penghormatan kepada warisan nenek moyang. <br /> <br /> <br /> <br />#Jember #Jatim #Keris #Tombak #Pusaka #Suro #Tradisi #Klenik #Budaya <br /> <br />MEDIA SOSIAL KOMPAS TV JAWA TIMUR : <br /> <br />facebook : https://www.facebook.com/kompastvjatim <br /> <br />instagram : https://www.instagram.com/kompastvjatim <br /> <br />twitter : https://twitter.com/kompastvjatim <br /> <br />
