KOMPAS.TV - Pemerintah bergerak cepat memborong vaksin corona atau Covid-19. Lawatan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi bersama Menteri BUMN Erick Thohir ke China dan Uni Emirat Arab menjamin komitmen penyediaan vaksin dari dua negara itu. <br /> <br />Optimistis stok vaksin corona melebihi kebutuhan dan riset vaksin Merah Putih yang terus melaju, Presiden Jokowi pun membuka opsi menjual vaksin corona ke negara lain. <br /> <br />Uji klinis vaksin Covid-19 buatan Sinovac di Bandung belum rampung. Tapi, pemerintah sudah optimistis membuka opsi menjual vaksin corona. Sebanyak 290 juta dosis vaksin corona tengah disiapkan pemerintah. <br /> <br />Presiden Jokowi mengklaim Indonesia menjadi negara paling siap dengan stok vaksin corona di antara negara-negara Asia Tenggara lainnya. <br /> <br />Di dalam negeri, konsorsium riset yang dipimpin Lembaga Molekuler Eijkman juga masih terus melaju mengerjakan vaksin corona lokal yang diberi nama vaksin Merah Putih. <br /> <br />Lembaga Molekuler Eijkman menargetkan bibit vaksin corona ini akan diserahkan ke Bio Farma pada Maret 2021. Setelah itu, baru dilakukan uji klinis fase 1, 2, dan 3. <br /> <br />Jika seluruh proses uji klinis ini dilalui dengan mulus, targetnya vaksin Merah Putih bisa diproduksi massal pada awal 2022. <br /> <br />Jangan lewatkan streaming Kompas TV live 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live agar kamu semua tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia. <br /> <br />
