KOMPAS.TV - Massa buruh menggelar demo menolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja di depan gedung DPR RI. <br /> <br />Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad pun menemui massa buruh. <br /> <br />Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad menemui buruh bersama dengan Ketua Baleg DPR RI, Andi Supratman Agtas dan Wakil Ketua Baleg DPR, Willy Aditya. <br /> <br />Dasco menyebut DPR telah menangkap aspirasi para buruh terkait RUU Cipta Kerja. <br /> <br />Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, unjuk rasa tersebut bertujuan mendukung kerja tim perumus Omnibus Law RUU Cipta Kerja. <br /> <br />Buruh menggelar unjuk rasa, di depan Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta. <br /> <br />Terdapat dua tuntutan yang dibawa dalam aksi kali ini, yaitu menolak Omnibus Law, Cipta Kerja Draft Pemerintah, serta menuntut agar PHK massal dampak pandemi Covid-19 dihentikan. <br /> <br />Sambil berjalan kaki, mereka menyuarakan penolakan terhadap Omnibus Law RUU Cipta Kerja, dan menuntut draft dari pemerintah untuk tidak disahkan, karena dianggap akan merugikan kaum buruh dan pekerja pada umumnya. <br /> <br />Aksi kali ini digelar juga untuk mengapresiasi DPR RI, yang telah membentuk tim perumus bersama 32 konfederasi dan federasi serikat pekerja. <br /> <br />
