Surprise Me!

Ada Kasus Covid-19, Gedung Balai Kota Jakarta Ditutup 3 Hari

2020-09-17 726 Dailymotion

JAKARTA, KOMPAS.TV - Dinas Pemadam Kebakaran menyemprot Gedung G Balai Kota DKI Jakarta. <br /> <br />Penyemprotan dilakukan pasca-ditemukan kembali pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang terpapar Covid-19. <br /> <br />Ruang yang disemprot termasuk ruang rapat wakil gubernur dan Sekda DKI Almarhum Saefullah yang meninggal dunia kemarin Rabu, 16 September 2020. <br /> <br />Gedung Balai Kota juga ditutup sejak Kamis, 17 September 2020 hingga Sabtu, 19 September 2020. <br /> <br />Penyemprotan ini dilakukan pada pukul 09.00 WIB pada Kamis, 17 September 2020. <br /> <br />Sebanyak 40 personel dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat yang melakukan penyemprotan ini. <br /> <br />Sebanyak 23 lantai gedung Blok G Balai Kota DKI Jakarta disemprot. <br /> <br /> Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan gedung G di Balai Kota Jakarta terpaksa ditutup. <br /> <br />Adapun penutupan tersebut tidak berkaitan dengan meninggalnya Sekda DKI Saefullah karena Covid-19. <br /> <br />Namun penutupan ini dikarenakan ditemukan pada Rabu (16/09/2020) pagi, 2 orang positif corona. <br /> <br />"Balaikota Gedung G Ditutup, bukan karena kasus pak Sekda, tapi tadi pagi ditemukan ada 2 orang, 1 Pejabat Eselon 2 positif dan beberapa yang masih menunggu hasil sore ini."ungkap Anies Baswedan saat diwawancara Wartawan, Rabu (16/09/2020). <br /> <br />Sesuai dengan peraturan bila ditemukan positif, maka 1 gedung tutup 3 hari. <br /> <br />"Gedung blok G samping kita, ditutup kamis jumat sabtu", ujar Anies. <br /> <br />

Buy Now on CodeCanyon