BANJARMASIN, KOMPAS.TV - Sejumlah wanita di Gang 5, Jalan Batu Benawa RT 47 Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan nampak sibuk mengolah sampah yang telah dipilah menjadi kerajinan tangan. <br /> <br />Sampah-sampah tersebut sebelumnya dikumpulkan melalui bank sampah setempat. <br /> <br />Setelah disortir dan dibersihkan kemudian diolah sedemikian rupa oleh menjadi kerajinan tangan. <br /> <br />Terampil dan bekerjasama, Ibu-ibu di Gang ini membuat sampah menjadi barang berguna yang memiliki nilai ekonomis lebih tinggi. <br /> <br />Beragam karya dihasilkan, seperti Masker dari Kain Perca, Keset, atau Bunga dari bahan kantong kresek atau kantong plastik. <br /> <br />Ada pula tas dari plastik botol, tempat gelas, pupuk kompos, dan sofa ecobrick dari botol dan kain bekas. <br /> <br />Semua ini dapat menjadi barang bernilai Rupiah karena laku dijual dari harga Puluhan Ribu hingga Ratusan Ribu Rupiah. <br /> <br />Kegiatan ini mereka jalankan setelah sebelumnya pihak Bank Sampah Benawa mendapat arahan dan pelatihan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin. <br /> <br />Direktris Bank Sampah Benawa, Arniah Ulfah berharap kegiatan ini semakin menyadarkan warga sekitar untuk peduli lingkungan serta disiplin memilah sampah. <br /> <br />"Mudah-mudahan warga kami tidak buang sampah sembarangan jadi bisa dipilah-pilah dulu sampahnya sehingga bisa diolah di sini," Ucapnya. <br /> <br />Kini dengan memanfaatkan sampah yang masih bisa didaur ulang agar menjadi sesuatu yang berguna, tidak hanya keterampilan yang mereka dapat namun juga penghasilan tambahan . <br /> <br /> <br /> <br />
