JAKARTA, KOMPAS.TV - Penerapan pembatasan sosial berskala besar , psbb di sejumlah wilayah termasuk DKI Jakarta , ikut memukul bisnis penyedia jasa pesta pernikahan. <br /> <br />Kini industri mengaku kelabakan mengatur waktu dan tempat penyelenggaran pernikahan. <br /> <br />Pada psbb jilid satu, omset industri turun drastis sampai 100 persen. <br /> <br />Sempat bernafas di masa transisi, kini pemberlakuan psbb sejak 14 September lalu , kembali menekan industri penyedia jasa pernikahan. <br /> <br />Apalagi, pelayanan akad nikah hanya boleh dilakukan di kantor urusan agama, KUA. <br /> <br />Asosiasi Pengusaha Pernikahan dan Gaun Indonesia , APPGINDO menjelaskan, akibat psbb, banyak dari calon pengantin akhirnya menggeser jadwal menikah atau membatalkan pernikahan tahun ini. <br /> <br />Tidak hanya bisnis "wedding organizer" yang kian sepi dan lesu, beberapa jenis bisnis lain juga lesu di tengah pandemi corona di Indonesia ini. <br /> <br />Tentunya kita berharap agar pandemi Corona segera berakhir dan para pelaku bisnis dapat kembali membangun rencana bisnis yang menguntungkan. <br /> <br />
