SUKABUMI, KOMPAS.TV - Seminggu pascabanjir bandang di wilayah Cicurug Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, bantuan logistik terus berdatangan dan melimpah. <br /> <br />Namun kini warga membutuhkan peralatan dapur, karena tak ada alat untuk memasak. <br /> <br />Air bah yang melanda permukiman seminggu lalu, membuat peralatan memasak milik warga rusak dan tidak bisa digunakan. <br /> <br />Saat ini bantuan logistik yang menumpuk di gudang, bahkan terancam rusak, karena tidak bisa diolah dengan peralatan masak seadanya, yang saat ini dipakai warga korban banjir. <br /> <br />Sementara itu, BPBD dan relawan lainnya , terus melalukan normalisasi wilayah terdampak banjir. <br /> <br />Normalisasi dilakukan terhadap seluruh bagian yaitu jalan jembatan sungai dan juga rumah terdampak yang saat ini sudah mencapai 90 persen. <br /> <br />Normalisasi sungai jadi prioritas, untuk mengantisipasi banjir bandang susulan sehingga air bisa mengalir dengan baik. <br /> <br />Sementara itu, sebanyak 358 anak korban banjir bandang di Sukabumi Jawa Barat, mendapat pemulihan trauma atau trauma healing dari dinas sosial setempat dan para relawan. <br /> <br />Trauma healing dilakukan untuk mengembalikan kondisi mental anak-anak dan menghilangkan rasa takut pasca-bencana. <br /> <br />Dengan mematuhi protokol kesehatan, anak-anak ini diajak bermain, mulai dari permainan tradisional, menggambar hingga mendongeng. <br /> <br />Trauma healing yang sudah berjalan dua hari ini, bertujuan untuk menghilangkan rasa trauma, terhadap bencana banjir bandang, yang melanda kampung mereka. <br /> <br /> <br /> <br /> <br />
