Surprise Me!

Meredam Teror Ulama dan Tempat Ibadah

2020-10-05 3,708 Dailymotion

JAKARTA, KOMPAS.TV - Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, sejumlah aksi teror menimpa ulama dan tempat ibadah. <br /> <br />Beberapa hari yang lalu, polisi menangkap pelaku penghinaan terhadap Wakil Presiden Ma'ruf Amin lewat unggahan yang disebarkan di media sosial. <br /> <br />Pelaku menangkap SM, di rumahnya, Kecamatan Sei Tualangraso, Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara. Ironisnya pelaku diketahui menjabat sebagai ketua MUI kecamatan di Kota Tanjungbalai. <br /> <br />Berdasarkan pemeriksaan sementara, motif pelaku memosting foto hinaan terhadap Wapres karena kecewa dengan Ma'ruf Amin. <br /> <br />Wapres memberi maaf kepada penghinanya, SM, atas dasar kemanusiaan. <br /> <br />Wapres mengingatkan, MUI mempunyai pedoman untuk seluruh anggotanya dalam bermedia sosial. Selanjutnya, Wapres menyerahkan perkara hukum ke polisi. <br /> <br />Aksi vandalisme yang dilakukan di sebuah mushala kawasan Pasar Kemis, Tangerang, viral di media sosial. <br /> <br />Video kondisi mushala darussalam yang dicoret-coret tersebar luas di media sosial. <br /> <br />Tak perlu waktu lama, aparat Polresta Tangerang menangkap pelakunya di perumahan Villa Tangerang Elok, Kelurahan Kuta Jaya, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten. <br /> <br />Pelaku menangis selama konferensi pers berlangsung. Polisi juga terus melakukan pemeriksaan intensif pada tersangka. <br /> <br />Dan sebelumnya yang juga membuat heboh publik, pendakwah Syekh Ali Jaber, ditusuk seseorang saat menghadiri pengajian wisuda tahfids Al Quran di Kecamatan Tanjung Karang Barat Bandar Lampung. <br /> <br />Warga di lokasi, bergerak cepat menangkap pelaku, dan menyerahkannya ke polisi. <br /> <br />Pengamat intelijen muradi menyebut, sejumlah aksi yang menimpa penceramah, dan beberapa ulama di sejumlah daerah, sangat mungkin dilakukan untuk membangun sentimen tertentu, untuk memecah belah masyarakat, dan menimbulkan kekacauan. <br /> <br />Pemerintah lewat Menteri Agama, Fachrul Razi, mengecam keras penusukan terhadap ulama Syekh Ali Jaber, menag juga meminta kepolisian bisa mengusut tuntas kasus ini, agar tidak terulang. <br /> <br /> <br />

Buy Now on CodeCanyon