Surprise Me!

Demo Tolak Omnibus Law Sempat Ricuh, Kombes Yusri: Kondisi Jakarta Sudah Kondusif

2020-10-08 1,290 Dailymotion

KOMPAS.TV - Hari ini, di sejumlah wilayah kembali digelar unjuk rasa, menolak UU cipta kerja. Beberapa diantaranya berlangsung ricuh. <br /> <br />Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, ada yang berada di belakang, dalam aksi unjuk rasa penolakan UU cipta kerja. <br /> <br />Pengesahan undang undang cipta kerja DPR dan pemerintah, terus mendapat penolakan dari buruh. <br /> <br />Hari ini aksi unjuk rasa buruh, dilakukan di sejumlah daerah. <br /> <br />Tak hanya elemen buruh, aksi demonstrasi juga dilakukan oleh mahasiswa. <br /> <br />Di beberapa wilayah, aksi ini berujung rusuh. <br /> <br />Di Jakarta, unjuk rasa mahasiswa dilakukan di sekitaran Istana Presiden. <br /> <br />Bentrok antara pengunjuk rasa, dengan aparat keamanan, sempat terjadi dalam aksi demo di Patung Arjunawiwaha, serta Kawasan Harmoni. <br /> <br />Polisi menangkap pengunjuk rasa, yang rata-rata dibawah umur, dari wilayah Slipi, Semanggi, hingga Palmerah, Jakarta Barat. <br /> <br />Demonstrasi menolak UU cipta kerja, juga dilakukan Makassar, Sulawesi Selatan. Di mana para mahasiswa membakar ban bekas, serta menutup Jalan Allaudin. <br /> <br />Di Medan, Sumatera Utara, massa berunjuk rasa, di depan Gedung DPRD Sumatera Utara. <br /> <br />Sempat terjadi ricuh, ketika massa melempar batu ke arah aparat keamanan. <br /> <br />Aksi penolakan UU cipta kerja di Yogyakarta juga berlangsung ricuh. <br /> <br />Massa melempar Gedung DPRD DIY dengan batu, hingga polisi menembakkan gas air mata. <br /> <br />Sementara itu, Guru Besar Ilmu Politik dan Keamanan Universitas Padjajaran, Muradi mengatakan, ada yang mengoptimalkan pengesahan UU Cipta Kerja, untuk kepentingan jangka pendek, misalnya terkait Pilkada 2020. <br /> <br />Saat aksi unjuk rasa penolakan UU cipta kerja berlangsung di beberapa wilayah. <br /> <br />Hari ini Presiden Joko Widodo meninjau pembuatan lumbung pangan, serta memberikan bantuan UMKM, di Kalimantan Tengah. <br /> <br />

Buy Now on CodeCanyon