KOMPAS.TV - Dari pengalaman libur panjang sebelumnya, lonjakan kasus corona terjadi seiring pergerakan orang secara masif dari zona penyebaran utama virus corona ke tempat tujuan wisata maupun kampung halaman. <br /> <br />Bagaimana mencegah lonjakan kasus saat tidak ada larangan bepergian pada libur panjang kali ini? <br /> <br />Pergerakan warga selama libur panjang dikhawatirkan akan menimbulkan lonjakan kasus baru corona atau Covid-19. <br /> <br />Presiden Jokowi pun mengingatkan bahwa lonjakan kasus baru pernah terjadi pada libur panjang sebelumnya. <br /> <br />Kementerian Perhubungan memperkirakan simpul peningkatan pergerakan orang akan terjadi di tiga titik utama, yakni Bandara Soekarno-Hatta, tol yang mengarah ke timur menuju Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, serta Pelabuhan Merak. <br /> <br />Pemerintah memang tidak melarang dan hanya sebatas mengimbau masyarakat untuk tidak mudik atau ke luar kota selama cuti bersama dan libur panjang. <br /> <br />Bagi yang tetap bersikeras ke luar kota, warga diminta melakukan tes usap atau tes cepat corona terlebih dahulu sebelum berangkat. <br /> <br />Jangan lewatkan streaming Kompas TV live 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live agar kamu semua tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia. Subscribe juga channel YouTube Kompas TV dan aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru langsung. <br /> <br />